Menyelami Filsafat Teologi Al-Kindi

Filsafat, dalam hal ini difokuskan kepada filsafat Islam, yang juga sering disebut sebagai filsafat Arab dan filsafat muslim, merupakan suatu kajian sistemik dan sistematis terhadap kehidupan, alam semesta, etika, moralitas, pengetahuan, pemikiran, dan gagasan politik yang dilakukan di dalam dunia Islam atau peradaban umat muslim dan berhubungan dengan ajaran-ajaran Islam (wikipedia). Mencari dan menemukan hakikat kebenaran melalui proses jangkauan logika dan pemikiran yang paling hakiki. Konsep hakikat kebenaran inilah yang kemudian menjadi konsep ketuhanan Al-Kindi.

Meskipun ada beberapa ilmuwan yang tidak mengakui adanya filsafat Islam, namun dalam realitas kehidupan ilmu falsafah kehidupan ini benar adanya dan nyata eksistensinya. Maka kemudian kita dibawa ke ranah hakikat kebenaran dengan logika ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Al-Kindi menjadi salah satu filsuf muslim yang menjadi rujukan keilmuan filsafat Islam saat ini. Sehingga, pada kesempatan kali ini kita akan mencoba mendalami sekaligus menyelami salah satu disiplin pengetahuan terkait dengan filsafat teologi (ketuhanan) Al-Kindi.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Biografi Al-Kindi

Baca Juga:   Pantulan Kebhinekaan di Desa (1): Sesrawung Agama di Klepu

Nama lengkapnya adalah Abu Yusuf Ya’qub bin Ishaq Al-Kindi. Lahir pada 804 M dan wafat pada 874 M, menurut Al-Khalili. Sebagaimana dijelaskan di dalam kitab Baina al-Din wal Falasafatih yang ditulis oleh Muhammad Yusuf Musa, bahwa Al-Kindi hidup di masa Khalifah Al-Makmun pada dinasti Abbasiyah dan di masa Khalifah al-Mutawakkil ‘Alallah yang wafat pada tahun 247 H. Al-Kindi diambil dari sebuah nama suku di Arab yang bernama Kinda, yang kemudian menjadi laqab bagi Abu Yusuf Ya’ qub bin Ishaq.

Baca Juga:   Kiai dan Teologi Tanah-Air (1): Artikulasi Wahyu ke Realitas

Al-Kindi memiliki keluasan ilmu pengetahuan. Selain pandai bahasa Arab, ia juga menguasai bahasa Yunani. Sehingga Al-Kindi pun menjadi penerjemah kitab-kitab berbahasa Yunani ke dalam bahasa Arab. Hal ini pun menjadikan Al-Kindi sebagai al-murtajimul awwal (bapak penerjemah pertama). Al-Kindi menguasai berbagai bidang disiplin ilmu, dari metafisika, etika, logika dan psikologi, hingga ilmu pengobatan, farmakologi, matematika, astrologi dan optik, juga meliputi topik praktis seperti parfum, pedang, zoologi, kaca, meteorologi dan gempa bumi.

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Tinggalkan Balasan