duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Harmoni dalam Sinekdoke

‘Kampus Elang’ adalah julukan kampus yang kami jadikan jujukan untuk belajar ilmu informatika dan komputer. Demikian juga persahabatan kami. Masing-masing memunyai nama julukan. Julukan disematkan sebagai tanda “penerimaan”, bukan bully atau bahan olokan. Mereka memanggilku “Kaji”, karena aku pernah nyantri di pesantren meski hanya tiga tahun. Yudi yang berambut panjang dipanggil “Gondrong”, Fahmi karena berasal dari Ambon maka dipanggil sama dengan tempatnya berasal, Ambon. Umar yang keturunan Arab, melekat nama “Abud”, sedangkan Erik karena ia China dipanggil “Koko”. Terakhir, Ovan karena perawakannya gendut, kami memanggilnya “Ateng”. Kami ngontrak bareng, setelah perkenalan di awal opspek kampus. Seperti kontrakan “kebhinekaan”; beragam, berbeda suku, ras, dan agama, tetapi tetap satu NKRI. Nasionalis!

Baca Juga:   Kurir Ayam Geprek

“Ji, bantu aku kerjakan tugas aljabar logika ini! Nggak paham tadi,” Gondrong bertanya pada Kaji.

Advertisements
Cak Tarno

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan