duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

“Harga yang kami tawarkan sudah tertinggi di daerah ini Pak. Coba tanyakan kepada orang-orang yang Bapak kenal atau mungkin pejabat di kelurahan di sini. Harga yang kami tawarkan empat kali lipat dari harga normal,” kata Aldi, staf humas sebuah perusahaan swalayan waralaba.

Baca Juga:   Retaknya Bingkai Hati

“Aku tak berniat menjualnya. Walaupun kamu tawar tokoku seharga satu triliun,” timpal Yudis.

Advertisements
Cak Tarno

“Atau kami tawarkan Bapak sebagai investor swalayan yang hendak kami dirikan. Setiap bulannya Bapak akan mendapatkan tiga persen dari keuntungan perusahaan kami. Kakek akan mendapatkan uang semiliar, dan penghasilan sampai lima juta per bulan. Pengahasilan ini bisa naik jika omzet swalayan kami naik, dan bisa diwariskan selama swalayan yang kami kelola terus beroperasi.”

Baca Juga:   Saatnya Pesantren Manfaatkan Media Sosial

Sekali lagi kakek itu menolak dengan sangat tegas. “Apa pun yang perusahaan Anda tawarkan untuk toko saya, tidak akan kami terima.”

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan