duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Pengisi Jeding

Bertahun-tahun kemudian saya bertemu seseorang yang, saat saya masih kanak-kanak, bertugas mengisi jeding. Buah keikhlasannya membuat takjub.

Tak jauh dari rumah saya ada sebuah pondok pesantren. Seperti lazimnya pondok, ada langgar sebagai pusat kegiatan untuk salat dan mengaji. Lalu ada bilik-bilik atau gothakan yang berderet-deret membentuk setengah lingkaran. Dan, tentu saja, ada jeding atau bak mandi besar untuk wudlu atau mandi semua orang.

Advertisements
Cak Tarno

Yang tak lazim dari pondok ini adalah kiainya. Agar lebih gampang, kita sebut saja ia Mbah Kiai. Di pondok sebesar itu, Mbah Kiai tak pernah mengajar mengaji. Sama sekali. Bahkan, menjadi imam salat pun tidak. Menjadi makmum salat juga tak. Karena itu, yang mengajar mengaji biasanya adalah santri-santri senior. Begitu pula dengan yang menjadi imam salat berjamaah.

Baca Juga:   Ketika Santri Turun Gunung

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan