duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

NU Merintis Jalan Damai Dunia (2)

Dari pihak NU yang hadir adalah KH As’ad Said Al (mantan Wakil Ketua Umum PBNU); Ichsan Malik (Coordinator Peace Psycology Programme of University of Indonesia); Letjen TNI (Purn.) Nono Sampono (DPD RI); Andul Mun’im DZ (Wasekjen PBNU); Letjen TNI (purn.) Anshori Tajudin (Mantan Dubes RI Untuk Afghanistan); KH Ubaidillah Shodaqoh (Rois Syuriah PWNU Jateng); dan KH Masyuri Malik (Mantan Ketua Lazisnu PBNU).

Pertemuan berjalan dalam suasana penuh keakraban, terbuka, dan cair. Bayangan terjadinya dialog yang keras, sangar, dan saling ngotot sama sekali tidak terjadi. Mereka mengaku sangat terkesan degan suasana Indonesia yang ramah dan damai.

Advertisements
Cak Tarno

Dalam sambutannya, Kepala Delegasi Taliban,  Mr Wakil Ahmad Mutawakkil, menyampaikan: Kami senang bisa datang dan menyaksikan Indonesia sebagai negara yang damai yang penduduk Islamnya terbesar di dunia. Yang bersatu, di mana persatuan itu dibentuk melalui musyawarah antarwarga negara yang berbeda suku dan agamanya. Karena itu tidak aneh kalau pimpinan kami, Amirul Mu’minin Mulla Umar, berharap pada pemerintah Indonesia dan NU untuk membantu proses perdamaian di negeri kami. Dialog ini merupakan langkah penting untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung selama 42 tahun di negeri kami.

Sambutan ini disampaikan dengan intonasi dan bahasa yang lebut dan santun, tidak keras meledak-ledak.

Baca Juga:   Belajar Menjadi Pemimpin dari Umar bin Khattab

Dalam sambutan sebelumnya yang disampaikan KH As’ad memang sempat disinggung surat dari Mulla Umar, pemimpin spiritual Afghan yang disegani oleh Taliban. Kyai As’ad juga menunjukkan bukti fisik surat yang ditulis oleh Mulla Umar kepada delegasi Taliban.

Dalam surat itu disebutkan, beliau mengucapkan terima kasih kepada NU dan Pemerintah RI atas bantuannya mengatasi krisis sandra Korea Selatan. Selanjutnya Umar meminta agar Indonesia meluruskan cintra tentang Taliban, bahwa Taliban bukan teroris, tetapi pejuang. Beliau juga meminta agar NU membantu menyelesaikan konflik di Afghanistan.

Baca Juga:   Wabah dan Tradisi Burdah

Halaman: First ← Previous 1 2 3 ... Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan