duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Membaca Proses Kenabian dan Kerasulan Muhammad (5)

“Beliau menceritakan kepada Khadijah apa yang dialaminya. ‘Aku sangat cemas,’ ucapnya. Khadijah berkata, ‘Tidak. Demi Allah, Dia tidak akan pernah menakutimu. Engkau menjalin hubungan silaturahmi, mengatasi persoalan orang lain, menyantuni kaum papa, memuliakan tamu, dan selalu berupaya menolong atas nama kebenaran.’”

Baca Juga:   Dinamika Tafsir Maqashidi

Sesuai isi hadis tersebut, kita dapat memperoleh dua gambaran. Pertama, sikap Khadijah dalam menenangkan beliau yang sedang ketakutan sekaligus keyakinan Khadijah akan keesaan Allah. Kedua, karakter dan sifat Nabi Muhammad selama hidup sebelum turunnya wahyu. Sifat dan karakter Nabi tersebut bisa dikatakan sebagai jalan kenabian.

Advertisements
Cak Tarno

Lain waktu saya akan menjelaskan apa dan bagaimana jalan kenabian itu. Namun, secara garis besar bisa dipahami bahwa dengan sikap, sifat, dan karakter Nabi Muhammad selama hidup dan kita sebagai umatnya mencoba menirunya dalam kehidupan sehari-hari, selama menjalani aktivitas sehari penuh bahkan seluruh perjalanan kehidupan kita, sampai kelak tiada. Jadi, jalan hidup kita berada dalam jalan kenabian.

Baca Juga:   Santri dan Budaya Antre

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan