Ciri-ciri Radikalisme Menurut Syeikh Yusuf Qardhawi

Kriteria Radikal

Menurut Syeikh Yusuf Qardhawi (Dikutip dari Arman Yurisaldi, Jangan Biarkan Anak Menjadi Teroris), terdapat beberapa indikasi yang dapat dijadikan parameter seseorang dapat dikatakan radikal, yaitu:

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Pertama, seseorang yang fanatik kepada satu pendapat, tanpa menghargai pendapat lain, dan tidak membuka pintu. Di sini kita mengecam orang-orang yang mengklaim bahwa pendapatnya yang paling benar dan mengatakan pendapat orang lain itu salah serta sesat. Selain itu, ia memaksa agar orang lain menerima dan mengikuti pendapatnya.

Kedua, mewajibkan orang lain untuk melakukan hal yang tidak diwajibkan oleh Allah Swt. Seseorang yang berpaham radikal cenderung memaksa orang lain agar melakukan ritual ibadah sunah seakan-akan merupakan amalan yang wajib ditunaikan. Dan memaksa orang lain untuk menjauhi ibadah yang makruh seolah-olah merupakan hal yang haram.

Baca Juga:   Nisfu Syakban dan Filosofinya

Ketiga, melakukan sikap keras yang bukan pada tempatnya. Contoh, ketika sekelompok remaja masjid sedang melakukan kajian keagamaan dengan memutar film sejarah Islam, seorang yang radikal akan menentangnya dan mengatakan bahwa masjid bukanlah gedung film, melainkan tempat untuk ibadah semata. Padahal, Nabi Saw menggunakan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadikannya sebagai pusat dakwah, pusat aktivitas negara dan pusat aktivitas masyarakat.

Keempat, memiliki sikap keras dan kasar. Maksudnya, keras dalam berdakwah dan kasar dalam bergaul. Dalam berdakwah, Nabi Saw menggunakan metode dakwah yang sangat lembut, tidak kasar, tidak pendendam, sabar dan tidak memaksa. Dalam bergaul, Nabi Saw sangat arif, sopan dan ramah, bahkan terhadap musuh beliau sekalipun.

Baca Juga:   Manusia, Kalam, dan Alam Semesta

Kelima, selalu berburuk sangka terhadap orang lain sehingga tertutup kebaikan-kebaikan yang ada di dalam diri orang lain, dan yang terlihat hanyalah keburukan-keburukannya saja. Orang-orang yang radikal selalu terburu-buru dalam menilai orang lain. Mereka tidak berusaha mencari alasan untuk orang lain, justru mencari kesalahan dan cacat orang lain.

Tinggalkan Balasan