duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Tolstoy dan Kisah Orang-orang Suci

Leo Tolstoy adalah begawan sastra Rusia. Karya-karyanya melegenda dan mendunia. Dua novelnya yang kesohor, dan kemudian difilmkan, adalah War and Peace dan Anna Karenina. Selain dalam bentuk novel, Tolstoy juga banyak menulis cerita pendek (cerpen). Di antara kumpulan cerpennya adalah God Sees the Truth, But Wait, terbitan Oregan Publishing pada 1906.

Baca Juga:   "Gus", Novel Pesantren Dian Nafi

Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan diberi judul Tuhan Tahu, Tapi Menunggu, kumpulan cerpen Tolstoy ini diterbitkan oleh Penerbit BasaBasi pada Februari 2020. Yang menarik, kumpulan cerpen Tolstoy ini banyak mengisahkan kehidupan orang-orang suci, yang kesucian mereka bukan terbangun karena kemegahan dalam menyembah Tuhan, namun justru oleh kesabaran, kelembutan, dan keikhlasan tokoh-tokohnya dalam merawat kehidupan orang-orang di sekeling mereka.

Advertisements
Cak Tarno

Ada 13 cerpen dalam buku Tolstoy ini. Yang paling dramatis adalah kisah Stepan Kasatsky dalam judul cerita “Bapa Sergius”. Pada mulanya ia adalah seorang perwira militer pengawal kekaisan yang dipastikan akan memiliki karier cemerlang. Namun, ia menjadi putus asa lantaran kekasinya menjadi gundik Kaisar Nicholas I —yang berarti tak ada harapan untuk bisa menikahinya.

Baca Juga:   Santri Aceh Dalami Ilmu Falak

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan