RINDU TERBUAT DARI HUJAN

201 kali dibaca

ENGKAU, BUKU, DAN INGATAN

Setiap gelap awan, setiap hujan datang
Engkau kerap meninggalkan kerinduan berkepanjangan

Advertisements

Aku memilih diam
Tak bisa kutulis dalam puisi ataupun catatan-catatan

Sebab dalam buku, dalam ingatan
Hanya engkau perlahan terbit dan tenggelam

Merayakan siang dan malam
Dalam kurun waktu yang membentang

Aku biarkan itu terjadi
Memberi jalan dari cerita cinta kita

Kutub, 2022.

RINDU TERBUAT DARI HUJAN

Kasih, rindu diasuh hingga sembuh
Percaya adalah doa kita yang sama
Dan menanti adalah kerja yang tampak lama

Baca juga:   Mengembalikan Spirit Turats di Perguruan Tinggi Islam

Hujan adalah suara rindu paling tabu
Sedang aku ingin selalu begitu
Tak pernah reda walau rasa ingin bertemu

Hujan satu-satunya waktu
Yang memungkinkan rindu semakin bertalu-talu
Baik yang sedang berdua menghangatkan tubuh
Atau yang masih bersama air matanya sendiri
Menunggu sang kekasih

Hujan adalah cinta yang tak perlu diminta
Hadir dalam bentuk suara
Untuk mengasah rasa gelisah para pencinta
Dan rindu akan tiba tanpa kata-kata

Baca juga:   Konsep Humanisme dalam Pemikiran Gus Dur

Kutub, 2022.

CERITA KITA

Esok, kasih
Jalanan yang kita lewati ini
Akan menjadi saksi
Dari segala rasa yang tak lagi bisa di buat kata

Dan cerita tak pernah bertanya kenapa kita mesti ada
Tak pernah bertanya kenapa mesti bersama
Tetapi cerita cukup tahu
Bahwa ia butuh kita untuk mengisi semesta
Dan kita pun sama

Kutub, 2022.

AKU HANYA INGIN MENJADI BAGIAN DARIMU

Akan ingin terjatuh dan melepas rindu yang saling beradu

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan