GUGUR PUISI

191 kali dibaca

DETIK INI

Pada lampu aku
Mengadu tentang lelah
Yang ingin segera bermimpi

Advertisements

pangabesen

BERTEDUHLAH DULU

Sebelum pulang
Berteduhlah dulu
Di puisi yang ranum
Namun hanya
Bersamaku

Pangabesen

GUGUR PUISI

Pada gugur daun
Kucari gugur puisi
Yang jatuh dari
Ranting paling rumpang

“Elok matamu tak seindah puisiku
Pada daun-daun kering
Kususuri gugur puisi
Yang mungkin terselip
Di garis-garis takdir”

Baca juga:   KABAR MUSIM PANAS

Rumah kedua.

MENCARI JALAN PULANG

Pada langkah yang seterusnya
Aku berharap kaumasih menjadi
Rumah walau alamat sudah menua
Namun terlihat masih seperti semula

Kususuri sekian banyak langkah
Di lorong-lorong masa
Yang sempat menjadikanku
Sebagai kisah
Tentang tawa yang usang
Atau sekadar canda yang tinggal kenang:

“Nek aku pulang,sudah lama aku
Tak mencium bunga tanganmu
Apakah dari dulu waktu membantumu
Untuk tidur dengan nyenyak?
Bersama doa-doa yang kukirim
Namun tak seberapa”

Baca juga:   BURUNG-BURUNG RASUL

Rumah kedua.

ilustrasi: polis magazino.

Tinggalkan Balasan