duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Marak Seminar Poligami dan Pranikah, Bagaimana di Mata Santri

Pada umumnya, visi seseorang dalam berdakwah adalah untuk menyebarluaskan ajaran agama Islam. Tujuan ini menjadi dasar bagi para dai dalam berceramah, yang sejalan dengan hadits riwayat Bukhari Nomor  3202 (dari Abdullah bin Umar) sebagai berikut,

Baca Juga:   Meniru Uzlah Para Sufis

بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً…

Advertisements
Cak Tarno

Artinya: “…Sampaikanlah dariku sekalipun satu ayat…

Pada kenyataannya, dakwah sekarang ini bisa dilakukan dengan metode dan media yang bermacam-macam. Materi dakwah yang ditawarkan juga cenderung “acak” dan “bervariatif”, tidak terkonsep dengan baik. Fenomena ini tampak pada maraknya pengajian yang mengangkat isu-isu tertentu, seperti kajian mengenai pranikah dan seminar poligami oleh beberapa penceramah.

Tentu ini berbeda dengan metode dari institusi pendidikan keagamaan semisal pesantren. Di pondok pesantren, para kiai yang benar-benar mempunyai otoritas dalam kecakapan di bidang agama, menyampaikan materi dengan metode berjenjang dan terstruktur melalui kitab atau turats yang dijadikan literatur resmi. Sehingga, apabila dirujuk pada pernyataan sebelumnya, maka pengajaran mengenai pernikahan dan poligami akan dibahas pada tahap lanjut, menyesuaikan dengan kebutuhan dan keperluan para santri.

Baca Juga:   Corona Mewabah, Momentum Menjaga Imun dan Iman

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan