duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Bila Pesantren Darurat Corona

Meski semula mencoba bertahan, pertahanan pondok pesantren akhirnya jebol juga oleh masifnya penyebaran virus Corona. Banyak pesantren yang sudah menetapkan “Darurat Corona” dan memulangkan santri ke daerah masing-masing.

Bila sekolah-sekolah formal atau kampus-kampus sudah menerapkan kebijakan “belajar dari rumah” sejak medio Maret 2020, tidak dengan pondok pesantren. Di pondok pesantren, para santri memang tinggal di lingkungan pesantren.

Advertisements
Cak Tarno

Banyak pondok pesantren yang jumlah santrinya mencapai ribuan, bahkan puluhan ribu orang, yang semuanya tinggal di dalam satu kompleks. Umumnya mereka tinggal di bilik-bilik atau kamar, dan tiap bilik atau kamar ditempati bersama oleh banyak santri, katakanlah 5-10 orang. Maka, kebijakan “belajar dari rumah” secara teknis sulit diterapkan.

Baca Juga:   Unik, Plastik Jadi Pembatas Shaf di Pondok Paseban

Sebagai respons terhadap pandemi Corona, semula sejumlah pondok pesantren mengambil langkah beragam. Misalnya, ada pondok pesantren yang hanya melakukan pembatasan-pembatasan, seperti santri dilarang keluar dari kompleks pesantren. Atau, juga, santri dilarang menerima kunjungan orang dari luar, termasuk dari wali santri atau keluarga.

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan