duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Bacaan Agama ala Orang Kota

Kejadiannya sih sebelum wabah Corona semakin masif, kurang lebih dua bulan yang lalu.

Iseng-iseng saya dan kawan main ke supermarket modern Kota Metro Lampung. Di sana ternyata cuma mondar-mandir ta jelas. Tapi tak lama kemudian, saya penasaran melihat beberapa rak buku di satu sudut ruang belanja. Saya segera menghampiri.

Advertisements
Cak Tarno

Kira-kira, di supermarket modern yang cukup besar ini, apa saja daftar bukunya? Lebih spesifik lagi, apa saja koleksi buku agamanya?

Baca Juga:   Kadang-kadang, Dipaksa itu Perlu…

Setelah melihat-lihat beberapa buku, betapa terkejutnya saya. Hampir semua buku tentang agama yang berjejer di rak dan etalase, berisi bahasan-bahasan tentang tauhid, anti-bid’ah, anti-syirik, dan pedoman-pedoman sunnah. Cover-nya memang bagus, warnanya mencolok, dan bukunya juga tebal-tebal. Tapi, ya itu, sudah bisa ditebak, kan ? Buku-buku itulah dasar dan pedoman kaum Wahabi dalam menyalahkan amaliyah kita, kaum nahdliyin.

Baca Juga:   Santri, Prestasi, dan Relegiusitas

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan