Azyumardi Azra, Intelektual yang Menjadi Guru Bangsa

200 kali dibaca

Indonesia kembali berduka atas wafatnya Prof Dr Azyumardi Azra, salah satu putra terbaik Indonesia yang juga dikenal sebagai guru bangsa.

Kabar duka ini datang dari Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kuala Lumpur. Diketahui bahwa Azyumardi Azra tengah mengadakan kunjungan ke Malaysia beberapa hari lalu. Namun, di tengah perjalanan pesawat Indonesia-Kuala Lumpur, Azyumardi Azra merasa sesak napas. Ia sempat mendapat pertolongan dari penumpang yang duduk di sebelahnya, Reni.

Advertisements

Setelah pesawat mendarat, Azyumardi Azra dilarikan ke Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia. Namun, setelah beberapa hari dirawat di Rumah Sakit Serdang, Azyumardi Azra mengembuskan napas terakhirnya pada 18 September 2022 pukul 12.30 waktu Kuala Lumpur. Ia meninggal dalam usia 67 tahun. Azra meninggalkan seorang istri dan empat orang anak.

Baca juga:   Buya Syafii Maarif, Manusia Kalos Kagathosnya Nusantara

Menurut hasil pemeriksaan dokter, Azyumardi Azra terkena serangan jantung. Rencananya Azyumardi Azra dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan pada Senin 19 September 2022.

Semasa hidupnya, Azyumardi Azra dikenal sebagai sosok yang baik, teladan bagi semua orang, tidak gila jabatan, tidak mau terjun ke politik praktis. Hidupnya diabdikan untuk pendidikan dan keilmuan. Karena itu, dia sangat pantas mendapatkan julukan guru bangsa selain Buya Syafi’i Ma’arif, Nurcholish Madjid, dan Gus Dur.

Sepak terjang Azyumardi Azra dalam dunia akademik dan riset tidak perlu diragukan lagi. Sosok yang sederhana dan bersahaja ini namanya sudah menembus ke dunia Internasional. Bahkan, dia memperoleh gelar kehormatan CBE atau Commander of the Most Excellent Order of the British Empire dari Kerajaan Britania Raya Inggris.

Baca juga:   Syekh Yasin, Ulama Minang yang Disegani Dunia

Tentu, gelar kehormatan ini sangat mengharumkan nama Indonesia. Pasalnya, hanya Azyumardi Azra-lah satu-satunya orang Indonesia yang diberikan gelar CBE pertama kali. Penghargaan ini diberikan karena Ratu Elizabeth II melihat sepak terjang Azyumardi Azra dalam dunia keilmuan dan kemanusiaan yang sangat luar biasa. Dia dinilai berhak memperoleh gelar kehormatan tersebut.

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan