duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Tentang Anak Kita

Pada mulanya adalah sebuah kehamilan biasa.

***

Advertisements
Cak Tarno

“Mas, aku hamil. Sudah dua pekan lalu mestinya aku menstruasi,” katamu pada suatu sore. Aku cuma tersenyum.

Baca Juga:   Jodoh Sejati

Usai mengguyur tubuhku di kamar mandi, kamu yang masih sibuk di dapur, kubopong menuju ke kamar tidur. Kamu tersenyum, matamu berbinar, dan menggeliat manja dalam gendonganku. Lalu kutelentangkan tubuhmu di kasur. Pelan-pelan kusingkap dastermu, dari bawah ke atas, sampai melewati pusar. Sorot matamu menduga aku sedang berahi. Tidak. Aku cuma ingin mencium perutmu. Pelan-pelan, pelan sekali, kusentuhkan bibirku pada perutmu yang putih bersih. Lalu sentuhan bibir itu kuberi tekanan hingga pucuk hidungku juga menyentuh perutmu. Pelan-pelan, dengan gerakan yang khusyuk, aku memutar bibirku tiga kali mengitari pusarmu, berlawanan dengan arah jarum jam. Setelah itu aku mengecup pusarmu. Sekali.

Baca Juga:   Tragedi Mbah Bejo

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan