duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Sejarah Kodifikasi al-Quran

Al-Quran sebagai wahyu Ilahi yang diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui malaikat Jibril. Al-Quran yang tersusun atas bahasa Arab merupakan mukjizat terbesar sepanjaang zaman. Al-Quran merupakan pedoman hidup bagi umat muslim, dan sebagai petunjuk (hidayah) bagi orang-orang yang bertakwa. “Dzalikal kitabu la raiba fih, hudallilmuttaqin.” (Kitab —al-Quran—itu tidak ada keraguan di dalamnya, menjadi petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa). Bagi seseorang yang membaca al-Quran, maka baginya mendapat pahala dan dianggap sebagai amal ibadah.

Baca Juga:   Kemeriahan Pelantikan PC IPNU-IPPNU Lampung Timur

Sejak awal al-Quran dibaca sebagaimana kita ketahui hingga saat ini. Tidak dengan tulisannya, sebab proses penulisan melalui berbagai tahapan hingga mencapai kesempurnaan sebagaimana yang kita pahami saat ini.

Advertisements
Cak Tarno

Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad bukan dalam bentuk tertulis. Namun, diturunkan hanya dengan ucapan atau ungkapan Ilahi yang kemudian dihafal oleh Rasulullah dan disampaikan kepada para sahabat. Kelebihan orang-orang Arab di antaranya adalah kuatnya hafalan. Maka ketika Nabi Muhammad masih hidup, lafal-lafal al-Quran tertanam kuat di dada para sahabat.

Baca Juga:   Peran Tionghoa dalam Penyebaran Islam di Indonesia

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan