duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Santri Tuna Netra itu Kini Berstatus Mahasiswa UGM

Keterbatasan fisik tak pernah menyurutkan semangat belajar Muhammad Irsyad. Santri Pondok Pesantren Bustanul Huda Malus, Solok, Sumatra Barat, yang menyandang tuna netra itu kini memulai kehidupan barunya sebagai salah satu mahasiswa Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Cita-citanya bisa membawa perubahan bagi daerahnya.

Baca Juga:   HTI dan Ideologi Khilafah

Seperti perguruan tinggi lainnya, Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) Universitas Gajah Mada berlangsung sejak Senin (7/9/2020) hingga Oktober mendatang. Kegiatan ini diikuti ribuan mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya ialah Muhammad Irsyad, mungkin satu-satunya mahasiswa berlatar belakang santri yang menyandang tuna netra di situ.

Advertisements
Cak Tarno

Sebelumnya, Irsyad tercatat sebagai santri di Pondok Pesantren Bustanul Huda Malus. Di pondok ini, sembari mengaji, Irsyad yang mengalami kebutaan total sejak kecil juga bersekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di lingkungan pondok. Meskipun mengalami keterbatasan penghilatan, selama berada di pondok, Irsyad dikenal sebagai santri atau siswa yang unggul, dan selalu berprestasi.

Baca Juga:   Jombang dan Memori Kolektif Kota Santri

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

There is 1 comment for this article
  1. Rusdi El Umar, Alumnus PP Annuqayah
    Rusdi El Umar 11 Sep 2020 12:36

    Shubhanallah, semoga Mohammad Irsyad sukses dan segera tercapai cita-citanya. Aamiin…

Tinggalkan Balasan