Santri Lirboyo Mulai Divaksin AstraZeneca

1,280 kali dibaca

Di tengah perbedaan status kehalalan vaksin AstraZeneca, ratusan santri dan pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, mulai disuntik vaksin AstraZeneca sejak Selasa (23/3/2021). Ini merupakan vaknisasi gelombang pertama terhadap sekitar 20.000 santri Lirboyo yang masuk kategori layak vaksin.

Menurut juru bicara Pondok Pesantren Lirboyo Oing Abdul Muid, vaknisasi yang disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tersebut merupakan bagian dari dukungannya kepada pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi demi mengatasi pandemic Covid-19.

Advertisements

“Dukungan dari pesantren dan NU bagi pemerintah,” ujar Gus Muid, di lokasi vaksinasi kawasan Pesantren Lirboyo, kepada pers. Ia mengakui, dukungan itu doberikan di tengah kesimpangsiuran informasi perihal vaksin AstraZeneca.

Lebih lanjut Gus Muid menegaskan, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur sudah menyatakan vaksin AstraZeneca tersebut halal. Keputusan itu diambil melalui mekanisme perumusan masalah oleh tim ahli dalam bahtsul masail.

“Jadi, kami tak khawatir karena kiai sudah dawuh (menyampaikan),” tegasnya. Apalagi, lanjutnya, pemerintah tidak akan mungkin menjerumuskan rakyatnya soal penggunaan vaksin ini. “Pastinya sudah banyak perhitungan,” ujar dia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengucapkan terima kasih kepada pihak Pesantren Lirboyo yang mendukung program vaknisasi pemerintah. Partisipasi masyarakat pesantren menurutnya menjadi penting dalam gerakan vaksinasi itu. Sebab, tanpa dukungan dari semua komponen masyarakat, akan susah tercapai keberhasilan.

“Saya berterima kasih karena teman-teman di Lirboyo, Pak Kiai, berkenan menyuntikkan vaksin AstraZeneca kepada keluarganya,” kata Budi.

Tinggalkan Balasan