Pentingnya Pendidikan Antikorupsi dalam Islam

Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Al Aswad bin ‘Amir telah bercerita kepada kami Abu Bakar bin ‘Ayyasy dari Laits dari Abu Al Khoththob dari Abu Zur’ah dari Tsauban berkata; Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam melaknat orang yang menyuap, yang disuap dan perantaranya

Hal ini menjadi bukti bahwa Islam melindungi hak dan kekayaan setiap orang agar tetap menjadi hak miliknya. Oleh karena itu, perlu ada penanaman sikap, sikap antikorupsi, pada anak-anak dan generasi muda agar tidak terjerumus pada suatu hal yang dilarang Allah SWT.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Upaya pencegahan korupsi dapat dimulai dari faktor internal, yaitu pada diri setiap individu seperti sikap jujur, mandiri, disiplin, tanggung jawab, berani, adil, amanah, mendahulukan kepentingan bersama, dan perilaku lainnya yang dibutuhkan untuk upaya pencegahan tindak korupsi.

Baca Juga:   Santri Milenial Berdakwah bil Qalam

Allah berfirman dalam QS. An-Nahl Ayat 90:

اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

Artinya: “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.”

Oleh karena itu, peran pendidikan Islam sangat besar dalam membentuk kepribadian seorang muslim, yang diharapkan menjadi faktor utama dalam upaya tindakan antikorupsi. Pendidikan ini, bukanlah sekadar media untuk menambah pengetahuan tentang antikorupsi, tetapi juga berorientasi pada pembentukan karakter dan kesadaran moral untuk melakukan perlawanan terhadap penyimpangan perilaku korupsi.

Baca Juga:   Benarkah Taliban Pasukan Imam Mahdi?

Rasulullah SAW. telah memberikan teladan dalam mendidik umatnya dalam segala hal, termasuk sikap anti terhadap pelanggaran hukum. Sikap jujur dan profesional telah beliau ajarkan kepada umatnya dengan keadilan dalam memutuskan suatu perkara, dan berpegang teguh pada aturan hukum.

Tinggalkan Balasan