Mengajar dengan Hati Bersama D Zawawi Imron

73 kali dibaca

 

Hari ini, Kamis, 18 November 2021, bertempat di SMPN 1 Batang-Batang, Sumenep, Madura. dilaksanakan sebuah kegiatan, yaitu Seminar Pendidikan dengan tema “Mengajar dengan Kasih”. Budayawan dan penyair Madura, KH D Zawawi Imron, didapuk sebagai nara sumber satu-satunya dalam seminar kali ini.

 

Seminar Pendidikan pada kesempatan kali ini diawali dengan penampilan tarian daerah, Muwang Sangkal, sebagai bagian dari menggali nilai-nilai budaya kemaduraan. Kemudian acara dibuka dengan pembacaan basmalah yang dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah Moh Rahman dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, yang dalam hal ini disampaikan Moh Iksan MT.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Setelah sambutan Kepala Dinas yang sekaligus membuka acara Seminar Pendidikan kali ini, dilanjutkan dengan doa. Selanjutnya merupakan acara inti, yaitu Seminar Pendidikan “Mengajar dengan Kasih” yang dikomandoi (moderator) oleh Rusdi El Umar. Dalam pengantar acara seminar, moderator berharap bahwa kegiatan ini menjadi pelecut kita sebagai pendidik di suatu lembaga pendidikan untuk bekerja dengan marwah kesejatian seorang pendidik.

Kemudian moderator menyerahkan waktu sepenuhnya kepada D Zawawi Imron untuk menyampaikan materi seminar. D Zawawi Imron yang merupakan penyair dan penulis produktif ini menyampaikan bahwa konsep mengajar sebagaimana yang dimaksudkan dalam tema merupakan model pengajaran Rasulullah saw.

“Rasulullah saw berdakwah dengan kasih sayang, lemah lembut, santun, dan tentu saja dengan senyum yang keluar dari hati yang paling dalam,” demikian Zawawi mengawali penjabarannya.

Senyum, menurut D Zawawi Imron, adalah salah satu teknis dalam pembelajaran dengan kasih. Terkait dengan ini, Rasulullah saw bersabda,” Tabassamuka ‘ala wajhi ahika shadaqah, bahwa senyum kepada saudara kita adalah sedekah.” Pendidikan kasih sayang merupakan dasar pokok untuk mencapai kesuksesan. Oleh karena itu pendidikan yang baik adalah pengajaran yang dilakukan dengan wajah yang berseri-seri.

“Ketika lahir kedunia, kita sudah disuguhi oleh kasih dan sayang dari sekitar kita,” demikian  Zawawi menjelaskan terkait dengan konsep mengajar dengan kasih dan sayang. Oleh sebab itu, maka sudah seharusnya kita memberikan pelajaran dengan penuh kasih dan sayang serta kesabaran dalam menghadapi berbagai problematika pendidikan. Demikian juga bahwa mengajar harus didasarkan pada niatan yang tulus demi memberikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik.

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

2 Replies to “Mengajar dengan Hati Bersama D Zawawi Imron”

Tinggalkan Balasan