duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

NU Merinstis Jalan Damai Dunia (1)

Tanggal 27 Februari,  bertepatan dengan tanggal 16 Rajab 1442 H yang lalu, Nahdlatul Ulama (NU) baru saja merayakan hari uang tahunnya yang ke-98 versi kalender Hijriyah.  Perayaan yanag diselenggarakan di Masjid Istiqlal Jakarta tersebut dihadiri Presiden RI Joko Widodo secara virtual. Dalam sambutannya, Presiden menyatakan bahwa Puncak Harlah NU merupakan momentum memperkuat ukhuwah; baik ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathiniyah, maupun ukhuwah basyariyah. Selain itu, Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada NU atas peran aktifnya dalam menanggulangi wabah Covid-19. Preiden juga berharap agar NU turut membantu Pemerintah mensukseskan program vaksinasi.

Baca Juga:   Akan Dibentuk, Holding Bisnis Pesantren

Selain soal kesehatan dan ekonomi, agenda penting ke depan adalah meningkatkan peran aktif  NU dalam upaya membangun perdamaian dunia melalui penyebaran paham keislaman yang moderat, toleran, dan inklusif ke seluruh pelosok dunia.

Advertisements
Cak Tarno

Dalam konteks kekinian, agenda ini penting dilakukan, bukan saja untuk meningkatkan eksistensi NU di mata dunia, tetapi juga untuk menunjukkan wajah Islam yang damai di mata dunia. Selama ini muncul asumsi dan citra negatif terhadap Islam di kalangan masyarakat Barat. Islam diasumsikan sebagai agama yang suka konflik, kekerasan, dan intoleran. Asumsi ini muncul kerena wajah dunia Islam saat ini diwarnaai dengan konflik, kekerasan, dan sikap intoleran.

Baca Juga:   Membaca Proses Kenabian dan Kerasulan Muhammad (5)

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan