duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Nikah Tak Perlu Wah, yang Penting Berkah

Menikah merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad. Pernikahan dalam pandangan Islam bukan hanya tanda formalisasi hubungan suami istri. Setelah acara ijab kabul, biasanya akan diadakannya pesta walimah pernikahan yang semarak. Ini guna memberi tahu karib karabat, teman sejawat, dan masyarakat bahwa telah lahir satu keluarga baru di tengah-tengah masyarakat. Pesta walimah ini tentu saja membawa kebahagiaan ke semua pihak, baik dari keluarga pesta perkawinan maupun untuk tamu undangan.

Baca Juga:   Dinamika Santri, Dulu dan Kini

Namun, sayangnya, seringkali terdapat hal-hal yang tidak sesuai dengan sunah nabi dalam penyelenggaraan pesta walimah, baik dari sisi keluarga penyelenggara pesta pernikahan maupun tamu undangan. Tanpa disadari, hal ini tetap berjalan sampai sekarang. Pada akhirnya, hal demikian sudah dianggap wajar karena tidak ada yang meluruskannya.

Advertisements
Cak Tarno

Hal pertama, keluarga penyelenggara pesta walimah merasa harus menyelenggarakan pesta semegah mungkin. Dengan segala atribut kemewahan, mereka akan merasa tersanjung bila mendapat decak kagum dari tamu. Padahal, biaya kemewamahan yang mereka suguhkan tidak sedikit, bahkan ada yang sampai rela berutang. Hal ini sangat mengkhawatirkan karena seakan sudah meracuni ke semua lapisan masyarakat.

Baca Juga:   Sang Muazin Turun Gunung

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan