duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Menafsir al-Quran dengan Semantik

Dalam menafsirkan al-Quran, terdapat beberapa pendekatan yang ditempuh oleh seorang penafsir atau mufasir. Pendekatan diperlukan untuk mendapatkan substansi yang tepat dari makna yang dimaksud oleh suatu ayat. Salah satunya adalah pendekatan semantik.

Baca Juga:   Pedoman Berpikir Nahdlatul Ulama, Pedoman Berpikir Santri

Semantik, secara bahasa, merupakan istilah yang berasal dari Yunani. Semantik setidaknya diambil dari tiga dasar kata, yakni semantikos (memaknai), semainein (mengartikan), sema (tanda) (Benton, 1963, p. 313). Secara umum, semantik diartikan sebagai metode dalam rangka penyelidikan terhadap suatu makna. Interaksi kajiannya meliputi koneksitas antar-kata, simbol dengan konsep gagasan, dan juga alur kontinuitas dari pemakaian suatu istilah.

Advertisements
Cak Tarno

Dalam ranah penafsiran al-Quran, semantik merupakan suatu langkah metodologis untuk  mengungkap istilah, makna, dan konsep dari al-Quran. Yakni, dengan menelaah latar belakang historisitas yang terjadi, dinamika penggunaan suatu istilah, hingga konstruksi ide mengenai istilah tertentu (Azima, 2017, p. 45).

Baca Juga:   Transformasi “Ngaji Pasanan”

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan