duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Manusia, Kalam, dan Alam Semesta

لكلام هو اللفظ المفيد المركب بالوضع

Kira-kira inilah lafazh yang pertama kali saya lantunkan dan saya pelajari dalam gramatikal Arab. Karya Syeikh Ash-Sonhaji ini yang menjadi dasar perkembangan nahwu di dunia.

Advertisements
Cak Tarno

Kalama tau kalimat adalah susunan dari kata-kata. Itu menurut KBBI. Menurut para sufi, kalam adalah cerminan hati. Menurut para filsuf, kalam adalah buah pikiran atau gagasan. Lebih jauh lagi, kalam versi langit ialah firman Allah.

Baca Juga:   Membaca Proses Kenabian dan Kerasulan Muhammad (3)

Manusia diciptakan sebagai makhluk multidimensi, dia mampu mengarungi alam semesta yang maha luas. Apakah benar begitu?

Jika kita mengawali aktivitas mulai dari bangun tidur, sarapan, pergi bekerja, pulag lalu istirahat, itu merupakan aktivitas untuk survival yang sudah dimulai sejak dari nenek moyang dulu, baik disengaj atau tidak. Dan kita baru sadar bahwa kebiasaan setiap hari adalah sistem dari alam semesta.

Baca Juga:   Terjebak Euforia Ramadan

Halaman: 1 2 Show All

Comments

There are 3 comments for this article
  1. Rusdi El Umar, Alumnus PP Annuqayah
    Rusdi El Umar 8 Okt 2020 20:00

    Manusia diciptakan sebagai makhluk multidimensi, dia mampu mengarungi alam semesta yang maha luas. Apakah benar begitu? (Saya tidak menemukan jawaban dari pertanyaan ini. Apakah benar atau tidak? Iya atau enggak?)

  2. Muhammad Farhan Iskandar, PP Dar El Fikr Depok
    Muhammad Farhan Iskandar 8 Okt 2020 20:10

    Terimakasih pak rusdi atas tanggapannya,, disini belum dijelaskan secara luas tentang manusia sebagai makhluk multidimensi,, Insya Allah akan dikupas di tulisan kedua,,

Tinggalkan Balasan