KETIKA STADION KANJURUHAN MENANGIS

701 kali dibaca

ELEGI KEPULANGAN
: tragedi sepak bola

Mereka pergi, kekasih
diiringi asap bercampur gas
membakar lapangan dadaku
dan dada langit kelabu

Advertisements

malam adalah kuburan
yang dipeluk rerumput
dan gigil tribun
tempat maut duduk

di udara para malaikat
mengumandangkan kidung kepulangan
lagu sedih dari hujan airmata
dan para penonton di tribun
berdesakan, nyawa berdesakan

mengapa bola yang berhenti bergulir
menyebabkan kematian, kekasih
mengapa duka sedemikian pekat
melebihi kabut pagi?

Baca juga:   BURUNG-BURUNG DI KEPALAKU

ada tangis lelaki
ada tangis ibu-ibu
ada tangis anak
yang jadi yatim piatu

adakah hiburan berharga
jika nyawa taruhannya?
dan kemarahan bukankah
amat sangat berbahaya?

apakah waktu yang berlari
tanpa menimbang situasi
dapat menjadi ledakan bencana?

kekasih, mengapa hati
tak mampu menakar kasihmu
mengapa nafsu sedemikian memburu?

langit kelabu
hatiku kelabu
lagu sedih kepulangan
sebuah tragedi di lapangan

malaikat-malaikat menjemput mereka
kembali ke hadiratNya
semoga kebaikan bersama mereka

Baca juga:   BINTANG YANG SENDIRIAN

alfatehah.

2022.

STADION KANJURUHAN MENANGIS

aku menangis
bukan lantaran bahagia
pertandingan sepak bola
digelar di atas tubuhku
tetapi sebab duka
ratusan nyawa lenyap
oleh gas airmata

serentet lagu banal
membakar dadaku
sehingga tersisa kekosongan
dan tak ada yang bermain
di atas tubuhku
kecuali kesia-siaan

aku menangis tersedu
memeluk tubuh-tubuh kaku mereka
aku menangis tersedu
mengapa aku tak bisa mencegahnya

2022.

BOLA MAUT

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan