duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Jangan Sampai Ada Malin Kundang Kedua

“Alangkah bahagianya seorang anak ketika mengetahui bahwa tak perlu jauh-jauh mencari surga, karena ia dekat dengan kita. Karena surga ada di bawah telapak kaki ibu.”

Baca Juga:   Gatot

Begitu yang sering saya dengar dari guru, ustadz, dan kakak-kakak saya selama berada di pesantren.

Advertisements
Cak Tarno

Surga bagi setiap anak ialah ibunya, ibu yang mengandung selama sembilan bulan, yang menyusui selama dua tahun lebih, sebagaimana digambarkan dalam surah al-Baqarah ayat 233:

وَالْوَالِدٰتُ يُرْضِعْنَ اَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ اَرَادَ اَنْ يُّتِمَّ الرَّضَاعَةَ ۗ وَعَلَى الْمَوْلُوْدِ لَهٗ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِۗ 

Baca Juga:   Tradisi Amaliyah Tadris di Pesantren

Seorang ibu adalah sosok yang tak ada bandingannya bagi seorang anak. Ia harus membawa bobot diperutnya ke mana pun. Ia memberi makan bahkan dari sejak si anak berupa nutfah (sperma), ’alaqoh (segumpal darah), mudghoh (kerangka tulang), hingga jabang bayi.

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan