Interpretasi Hak dan Kewajiban Berjilbab

414 kali dibaca

Sebuah artikel yang “berani” dengan judul “Berjilbab itu Hak, Bukan Kewajiban,” ditulis oleh Mukhlisin di duniasantri.co pada tanggal 10 Agustus 2022. Mengapa saya mengatakan berani? Karena mayoritas ulama mengatakan bahwa jilbab bagi perempuan adalah wajib. Memang ada beberapa ulama yang berpendapat, tentu dengan interpretasi terhadap dalil yang sama, bahwa memakai jilbab hukumnya tidak wajib. Tidak wajib bukan berarti tidak boleh memakai jilbab, akan tetapi menjadi tidak berdosa bagi seorang muslimah yang menanggalkannya.

Tidak ada problematika dalam ikhtilaf ulama terhadap jilbab. Artinya, perbedaan pandangan terhadap masalah jilbab dalam hukum fikih merupakan sesuatu yang wajar. Karena dalam pokok terma ini merupakan masalah furu’iyah, yang pasti akan menimbulkan interpretasi yang tidak seragam. Perbedaan ini harus disikapi dengan bijak untuk saling menghargai dan menghormati terhadap prinsip hukum yang tidak sama.

Advertisements

Di dalam artikel yang ditulis Mukhlisin, seakan tidak memberikan ruang terhadap perbedaan pandangan dan prinsip fikih. “Berjilbab itu hak, bukan kewajiban. Dengan demikian, misalnya, di sekolah-sekolah umum negeri, memaksa siswi berjilbab itu sama hukumnya dengan melarang mengenakannya.” Kalimat ini menasbihkan ketidak-wajiban jilbab tanpa memberikan ruang diskusi bagi lainnya untuk meneguhkan bahwa jilbab itu wajib bagi kaum perempuan.

Baca juga:   Perihal Kebangsaan

Perlu dipahami bahwa Mukhlisin menulis artikel tersebut karena adanya kasus “pemaksaan” terhadap siswi di salah satu lembaga pendidikan. Tetapi dalam narasi artikel yang saya baca, terjadi asumsi (mungkin saya salah persepsi?) bahwa jilbab itu tidak wajib dan hanya sebuah hak. Ini menyalahi pendapat mayoritas ulama yang berpendapat bahwa memakai jilbab bagi muslimah hukumnya wajib. Saya tidak menyalahkan seseorang yang ikut dalam hukum jilbab tidak wajib. Tetapi meniadakan diskusi terkait dengan khilafiyah dalam persoalan ini perlu mendapat kritikan (sanggahan?).

Baca juga:   Demonstrasi Khusnul Khotimah

Hak atau Kewajiban?

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Tinggalkan Balasan