AMARALOKA

374 kali dibaca

AMARALOKA

Bermil-mil lautan dan sungai membelah di bumi
Sepanjang itu kenikmatan mengalir pasti
Dari firman Robbi juga sabda nabi
Kita yakini bahwa segala kebaikan akan berbuah kebajikan
Bila diri berbalas kasih maka akan dikasihi
Bila diri berbuat keji, tiada kasih bumi mengaliri

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Dunia tempat menanam amal perbuatan
Di akhir masa waktu pembalasan
Segala tindakan

Dunia tidak kejam
Manusia menjadikan segala tindakan
Sebagai peluru dalam bidik yang salah
Hingga mengarah pada dirinya sendiri
Menembus tubuh dan menyakiti
Sebab berlari dari jalur agama yang suci

Itulah kekejaman dalam diri yang tak dirawat
Hingga perbuatan menjadi penjahat
Terkurung dalam jiwa sendiri
Yaitu kita sendiri yang tak mampu mengendalikan
Segala sesuatu yang memabukkan

Riau, 2021.

MATA DOSA

Mata dosa semakin micing
Mencari mangsa bagi setan
Untuk dijadikan umpan
Serta korban dalam permainan dunia

Mata dosa kian jalang
Menargetkan iman yang berlubang
Lewat celah itu
Ia menerkam manusia
Mencabik dengan taring-taringnya
Hingga hancurlah kesucian hati

Mata dosa kian merah
Mengarah pada titik lemah
Tiap jengkal tubuh anak adam
Kemudian menjerumuskannya ke dalam lembah hina

Riau, 2021.

METAMORFOSIS

Doa adalah bunga-bunga
Ketika setiap hamba menjadi kupu-kupu
Mengepak mencapai puncak angkasa
Menyentuh kalbunya dengan kata-kata
Mencari keharibaan Tuhan
Di sepanjang mekar kehidupan

Aku adalah seorang yang sufi
Jiwa raga bersih dari cela
Menyikap dunia
Setelah 9 purnama
Dalam rahim ibu dan berpeluk ari-ari
Seribu janji pecah bertabur
Seperti biji-bijian yang dilepas ke tanah
Kemudian bertunas, melawan laju kehidupan
Barangkali sesekali membawa racun euforia

Ketika masa ke masa

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan