duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Al Kennaniyah, Pesantren Putri di Ibu Kota

Al Kennaniyah tergolong pondok pesantren yang masih muda. Karena itu, ia sudah menerapkan sistem pendidikan modern sejak mula. Namun begitu, pesantren ini tetap melestarikan tradisi pondok salaf dengan mengajarkan ngaji kitab kuning sistem bandongan atau sorogan. Jadilah, Al Kennaniyah pondok modern yang juga masih mempraktikkan sistem salaf.

Baca Juga:   Problem Pendidikan Inklusi Masa Pandemi

Menariknya, Al Kennaniyah dikenal sebagai pondok pesantren khusus santri putrid yang berada di Ibu Kota Jakarta. Terletak di Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, berdirinya pondok ini dirintis oleh beberapa ulama dan tokoh agama yang memiliki kepedulian pada pendidikan dan pembangunan karakter generasi muda.

Advertisements
Cak Tarno

Cerita bermuka ketika pada 27 Juni 1977 para ulama dan tokoh masyarakat Kampung Pulonangka, Jakarta Timur, berkumpul dan bermusyawarah. Mereka yang bermusyawarah di antaranya KH Moh Noer, Habib Abdullah Assagaf, H Ilyas, H Mugeni, H Moh Yasin, H Husin, Sabilillah, dan beberapa orang lainnya. Karena prihatin anak-anak muda yang mengalami kesulitan untuk belajar, mereka akhirnya bersepakat untuk mendirikan lembaga pendidikan keislaman. Lembaga ini semula diharapkan akan dapat menghidupkan kembali pengajian masjlis taklim.

Baca Juga:   Ke Tiongkok, 10 Santri Jadi Duta Perdamaian

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan