duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Tafsir Relasi Ilmu dengan Akhlak

Pembahasan tentang akhlak tidak pernah kusam dan selalu menjadi diskursus tersendiri dalam dunia pendidikan.

Dalam pengertian bahasa (etimologi), akhlak ialah  bentuk jamak dari khuluq/khuluqun, yang berarti budi pekerti, tingkah laku, atau tabiat. Persamaan khuluq dalam bahasa Yunani adalah  ethicos/ethos, yang diartikan sebagai adab yang bersumber dari kecenderungan hati, yang sering kita dengar dengan istilah etika.

Advertisements
Cak Tarno

Imam al-Ghazali dan Ibnu Maskawaih memaknai akhlak sebagai sebuah sifat yang tertanam atau  terpatri dalam jiwa, serta menujukkan ekspresi dalam perkataan dan perbuatan tanpa didasarkan proses pemikiran.

Baca Juga:   Santri Tani Milenial Jadikan Indonesia Lumbung Pangan

Begitu pentingnya posisi akhlak, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Yasini Pasuruan, Jawa Timur, KH Mujib Imron menegaskan bahwa bertambahnya ilmu tanpa diikuti peningkatan akhlak adalah kesia-siaan. Penegasan ini didasarkan pada sebuah hadits yang berarti bahwa “orang yang tambah ilmu tapi tidak tambah akhlak, maka dia tetap jauh dari Allah.” Artinya, bertambahnya ilmu pengetahuan tidak menjadikan seseorang dekat dengan sang Kholik bila tidak diiringi perbaikan akhlak.

Baca Juga:   Tiga Corak Hidup

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan