Santri yang Tak Kenal Kiai

941 kali dibaca

Coba seumpama ditanya, mana yang lebih Anda kenal, Felix Siauw atau KH Ishomuddin? Mana yang lebih Anda kenal, Hanan Attaki atau Gus Afifudin Dimyati? Mana yang lebih Anda sering dengar ceramahnya, Ustadz Abdul Shomad atau KH Ma’ruf Khozin? Atau, yang terakhir, pilih mana, KH Abdulloh Gymnastiar alias Aa Gym atau KH Bahauddin Nursalim?

Pertanyaan-pertanyaan itu, apabila dijadikan kuesioner dengan objek masyarakat umum, kira-kira mana yang lebih banyak jawabannya? Yah, Anda mungkin sudah bisa menebak.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Faktanya, masyarakat awam, khususnya generasi milenial, lebih mengenal Felix Siauw daripada Gus Ishom, meski keilmuannya jauh di bawahnya; lebih paham dengan suara khas Hanan Attaki ketimbang Gus Awis Jombang (bahkan disebut daerah pun belum tentu ada yang tahu); dan, yang terakhir, sudah pasti mengidolakan Aa Gym dan Ustadz Shomad dari pada KH Maruf Khozin. Kalau untuk Gus Baha masih mendinglah; cukup masyhur namanya.

Kenapa kok demikian? Kiai-kiai kita yang lebih ‘alim, ahli kitab, lulusan pesantren, bisa kalah tenar dibanding ustadz-ustadz sebelah? Kira-kira begini penjelasannya.

Masyarakat awam yang belum sempat merasakan nikmatnya mengaji di pondok pesantren pada akhirnya tiba masanya mereka haus akan ilmu agama. Dan, untuk bisa memenuhi rasa hausnya itu, maka manalagi tempat majelis paling mudah didatangi selain Youtube dan Google. Atau, mereka menjadikan Facebook dan Instagram sebagai wasilah dalam mengaji dan memahami ilmu agama.

“Ngustadz” Sosmed

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Tinggalkan Balasan