RAMADHAN KITA

1,106 kali dibaca

Ramadhan Kita

Bulan yang gingsir menuju puncak kemuliaan, dan

Advertisements

waktu kian lalu tapi, kita masih juga cemas menunggu

sambil mengencangkan sarung dan sajadah, bersiap

menjelang malam yang sayup-sayup terlantun nada

sabdaMu.

 

Oh, keheningan yang mendamaikan itu

tak pernah pergi, tak juga hilang kemana

Ia mengembara dalam gempuran waktu

waktuku, waktumu, waktu kita semua

menunggu kita memberi jeda.

 

Hari-hari yang saling menahan akan kita jumpa

terik mentari yang terasa lebih menyengat

rintangan terhampar di depan mata tapi

Kita tentu harus kembali yakin dan percaya

esok kita tuai bahagia.

 

Oh, perih yang selalu kita nanti

adalah penawar lukaluka kita

dahaga yang kita rindukan itu

adalah tuah bagi gersang batin kita.

 

23 April 2020

 

 

Tinggalkan Balasan