duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Pesantren di Muba Rintis Digitalisasi

Untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi informasi digital, kalangan pondok pesantren di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, mulai merintis penerapan digitalisasi program pembelajaran dan pengkajian kitan kuning. Tiga pondok pesantren akan dijadikan sebagai pilot project.

Rencana digitalisasi pondok pesantren itu disampaikan Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Muba, KH Asep Nur Muhammad Hidayat, saat bersilaturahmi dengan Bupati Muba Dodi Reza Alex, di Ruang Audiensi Bupati Muba, Rabu (24/2/2021).

Advertisements
Cak Tarno

“Nanti kita akan memilih setidaknya tiga ponpes yang memungkinkan menjadi pilot project. Kini SDM kita sudah siap. Jika digitalisasi ponpes di Muba berjalan, maka akan menjadi yang pertama di Sumsel,” ujar KH Asep Nur Muhammad Hidayat.

Baca Juga:   Dicari: Muslim yang “Free Thinker”

Program digitalisasi pondok pesantren yang sedang dirintis ini, menurutnya, selain metode pembelajaran kitab kuning secara online, juga meliputi sistem pembayaran santri. Selain itu, sistem transaksi keuangan di lingkungan pondok pesantren juga dilakukan secara nontunai alias transaksi digital.

Halaman: 1 2 Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan