Peringatan 100 Tahun Perhimpunan Pelajar Indonesia

369 kali dibaca

Memperingati hari jadinya yang ke-100 tahun, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) menyelenggarakan Simposium Internasional XIV Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia. Simposium mengangkat tema “100 Tahun PPI sebagai Momentum Kebangkitan Bangsa untuk Membersamai Indonesia Emas”.

Rangkaian Simposium PPI dilaksanakan pada 22-26 Agustus 2022. Diagendakan, opening ceremony Simposium PPI ini  dilaksanakan pada 22 Agustus 2022 bertempat di Istana Negara Jakarta. Secara resmi, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan membuka Simposium PPI ini.

Advertisements

Setelah itu, Simposium PPI berlangsung di Gedung D, Kemendikbudristek, Jakarta pada 22-23 Agustus 2022, yang dilanjutkan dengan Kongres pada 24-26 Agustus 2022 untuk pemilihan Koordinator PPI Dunia yang baru. Penutupan Simposium PPI diagendakan dilakukan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin.

Baca juga:   Pengurus Baru Sanggar Andalas Annuqayah Dilantik

PPI merupakan organisasi pelajar Indonesia yang anggotanya tersebar di seluruh dunia. Dalam sejarah Indonesia, PPI tercatat sebagai motor dan inisiator penting bagi gerakan kebangsaan di Republik Indonesia.

Dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, PPI memiliki peranan sangat besar. Organisasi para pelajar dan mahasiswa yang sedang belajar dan menuntut ilmu di luar negeri ini tidak bisa dipisahkan dari sejarah gerakan kebangsaan yang mewujud pada Sumpah Pemuda tahun 1928, dan pada akhirnya berhasil melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sejak saat itu, PPI terus berjuang dan bergerak untuk menumbuhkan semangat kebangsaan. PPI melakukan gerakan politik, kebudayaan, dan intelektual untuk memperkuat eksistensi NKRI.

Baca juga:   Musisi Santri Ki Ageng Ganjur Go International

Misalnya, pada 1950, PPI menyelenggarakan Kongres se-Eropa untuk mencari strategi mengurangi ketegangan dunia akibat perang dingin. Spirit PPI Dunia ini sejalan dengan visi dan misi dalam penguatan nilai-nilai Kebangsaan melalui strategi kebudayan yang memerlukan peningkatan dan partisipasi organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan serta komunitas dalam pelaksanaan strategi kebudayaan tersebut.

Kini, PPI genap berusia 100 tahun, dan kepengurusannya telah tersebar di 60 negara di dunia yang terbagi dalam 3 (tiga) kawasan, yaitu Asia-Oseania, Amerika-Eropa, dan Timur Tengah-Afrika. Anggota PPI kini lebih dari 100.000 pelajar dan mahasiswa.

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan