Peliharalah Anjing

1.163 kali dibaca

Suatu malam saat masa-masa Ujian Akhir Semester (UAS) diadakan, ternyata saya kebetulan juga akan melaksanakan UAS di kampus. Ya walaupun saya kuliah setiap hari sebenarnya tidak di kampus. Melainkan di cloud alias internet. Tapi urusan ujian tidak bisa kompromi.

Saya habis pusing-pusing mencoba memahami materi yang ada di modul. Akhirnya saya putuskan untuk sekadar jalan-jalan keluar cari angin. Walaupun angin Bogor ini lebih senang nyamperin orang ketimbang dicari-cari.

Advertisements

Ceritanya saya habis ketemu sama Kyai Supriyadi. Beliau adalah guru saya, baik pelajaran agama maupun rohani saya. Tidak salah dong kalau minggu lalu saya daftarkan beliau dalam program ‘Berbagi Berkah Umroh Untuk Guru’ yang diselenggarakan Baznas bagi guru inspiratif. (Klik untuk dukungan agar beliau terpilih).

Baca juga:   Panggil Aku Gus Parit (3)

Singkat cerita saat bertemu beliau menyapa lebih dulu, “Eh, Mamet. Panjang umur. Baru aja diomongin”.

Saya senyum-senyum aja. Sambil bertanya, “Memangnya ada apa ustadz?”

“Nggak papa. Saya baru dari kelas anak-anak. Tadi mereka ada yang nanya”, jawab beliau tertawa.

Saya mulai ke-ge’eran. Saya mengira saya yang ditanyain sama santri-santri di kelas. Dengan PeDe saya bertanya lagi, “Emangnya nanya apa ustadz?”

Beliau ambil napas hanya sebentar dan langsung menyambar pertanyaan.

Baca juga:   Imam Syafi’i dan Ilmu Firasat

“Ustadz… kan kalau kita melihara anjing di rumah kita. Maka, rumah kita ga bakalan dimasukin malaikat. Bener ga ustadz?”, beliau menuturkan bagaimana mereka bertanya.

Langsung saja dijawabnya pertanyaan tersebut secara spontan dan ringan.

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan