duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Pandemi, Santri Madura Buka Jasa Ekspedisi

Menghadapi kenyataan seperti ini, pengurus Pondok Pesantren Al-Amien mengadakan rapat. Berdasarkan hasil rapat itu, majelis kiai Al-Amien memberi tugas kepada seluruh pengurus alumnus yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Al-Amien (IKBAL) untuk membuka jasa pengantaran barang. Selama larangan menjenguk belum dicabut, para alumnus diminta mengelola pengiriman paket dari wali santri mulai dari Sumenep, Pamekasan, Sampang, hingga Bangkalan. Maka, lahirlah Alba Express.

“Akhirnya kami di Bangkalan rapat dan sepakat membentuk Alba EXpress,” kata Ketua Ikbal Bangkalan, Ustadz Fauzi Sakdullah, seperti dikutip liputan6, Rabu (5/8/2020). Sebenarnya, Alba EXpress sudah dibentuk sejak 24 Juli 2020. Yang ditunjuk sebagai direktur adalah Ustadz Abdul Somad, alumnus senior yang juga pengurus Ikbal Bangkalan. Namun, jasa pengantaran barang ini baru diuji coba bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, Jumat, 31/7/2020.

Advertisements
Cak Tarno

Pembentukan Alba Express sebagai jasa pengantaran barang di lingkungan pesantren ini kemudian dipublikasikan melalui media sosial dan dari mulut ke mulut. Seperti halnya bisnis eksepedisi pada umumnya, Alba Express juga membuat pos-pos atau kios-kios pelayanan pengiriman barang. Di wilayah Kabupaten Bangkalan, misalnya, dibuat enam titik atau pos pengiriman barang. Wali santri atau keluarga santri tinggal mendatangi pos terdekat untuk mengirimkan barang buat anaknya yang ada di pondok. Biaya pengiriman tiap paket berkisar antara Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu.

Baca Juga:   Kunci Mencegah Penularan Corona di Darunnajah

Sambutan para orangtua santri luar biasa. Pada masa uji coba ini, misalnya, paket pengiriman langsung memenuhi pos-pos pengiriman. Bakda salat Idul Adha, langsung terjadi antrean panjang dari keluarga santri yang akan hendak mengirimkan barang. Bahkan, di satu pos saja rata-rata mencapai 300 paket barang.

Pengelola Alba Express pun akhirnya memutak otak lagi. Dalam rencana semula, pengantaran barang itu cukup dilakukan dengan sepeda motor. Nyatanya paket yang akan dikirim membludak. Akhirnya, barang-barang itu diangkut dengan truk agar bisa terbawa dan diterima oleh santri hari itu juga. Namun begitu, sejak uji coba itu Alba Express terus melayani jasa pengantaran barang di lingkungan santri.

Baca Juga:   Ribuan Santri Kuningan Akhirnya Dipulangkan

Halaman: First ← Previous 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan