Orang-orang Besar karena Buku

65 kali dibaca

Siapa yang tak kenal dengan Hitler? Barrack Obama? Bill Gates? Siapa yang pernah membaca buku dari salah satu tokoh yang ditampilan buku ini?  Atau menemukan slogan yang membekas dari tokoh-tokoh tersebut?

Mereka adalah orang yang berpengaruh pada zamannya. Semuanya karena tekun membaca buku.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Sedari kecil, seorang anak punya hak yang sama untuk belajar membaca; seorang ibu akan rela mengeluarkan biaya dan tenaga agar anaknya dapat menulis juga membaca.

Ank-anak yang lahir dari rahim kelaparan, penindasan, dan ketidakadilan akan tumbuh dengan kokoh, serakah, pembenci dan akan melampiaskan segala keadaan setelah ia dapat bangkit dari keterpurukan itu.

Seperti yang dikatakan Soekarno “Beri aku sepuluh pemuda tangguh, maka akan kuguncang dunia”. Soekarno remaja sudah mengkhatamkan beberapa kali buku Karl Marx Das Kapital di saat teman-temannya sibuk bermain, menjalin hubungan dengan rekan lawan jenis.

Lalu ada Gus Dur yang saat masih sekolah di SMP sudah benyak membaca buku-buku Barat, ketika hanya anak-anak dari kalangan bangsawan yang bisa sekolah. Tentang pentingnya membuca buku, Gus Dur mengatakan, “Dengan membaca, engkau seakan hidup ribuan tahun ke belakang.”

Buku berjudul Mereka Besar Karna Membaca karya Suherman ini membahas tokoh-tokoh ternama yang terlibat dalam revolusi, pergerakan, mulai dari romantisme, kisah pilu, prestasi, hingga gebrakan-gebrakan yang membuat perubahan dunia. Mengkonsumsi buku ini dapat memacu adrenalin untuk membaca sebanyak-banyaknya buku, seperti Mao Tseng yang mewajibkan dirinya membaca satu hari satu buku hingga ia sengaja membuat ranjang yang luas agar dapat menumpuk buku-buku bacaannya.

Ratusan buku belum cukup bagi sang penggila baca, ribuan setidaknya dapat menghilangkan dahaga sang maestro. Kegilaan setiap tokoh dalam membaca di dalam buku ini diulas memang secara ringkas. Meski begitu, buku ini mengungkap bagaimana kebiasaan tokoh-tokoh besar dunia itu mengoleksi dan membaca buku, dan gagasan provokatif mereka dari membaca buku yang mampu mempengaruhi perubahan dunia.

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan