duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Misteri Maryam, Maria, Mary…

… Pendek, ulet, dan berkulit sawo matang. Tumbuh bulu tipis di bagian bibir atas, bulu hitam lembut di bagian lengan bawah dan kaki. Otot lengannya pejal dan betisnya padat.

Baca Juga:   Anak, antara Amanah dan Cobaan

Advertisements
Cak Tarno

Ia memakai terusan linen tipis dan sudah robek sana sini karena tersangkut bebatuan dan semak berduri. Tambalannya pun sudah koyak dan bolong-bolong… Terusan usang itu menyembunyikan perutnya yang sudah kelihatan bundar. Ia belum menikah, namun ia hamil.

Begitulah Lesley Hazleton menggambarkan “sosok historis” Maryam, ibunda Yesus Kristus, dalam buku Panggil Aku Maryam: Sebuah Biografi Kritis Bunda Maria. Sebagai perempuan Nazareth penggembala-tani, semua orang memanggilnya “Maryam”, sampai empat abad kemudian, ketika Gereja Katolik Universal sudah mapan dan berbasis di Roma, perempuan ini memperoleh nama baru: Maria —dan dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Mary.

Baca Juga:   "Nyalasar": Menafsir Puisi, Menyelami Makna Kata-kata

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan