duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Mendadak Jabariyah

179 kali dibaca

Pekan lalu, di sudut-sudut kampung, di teras-teras masjid, atau bahkan di ruang-ruang keluarga terjadi ketegangan-ketegangan soal bagaimana orang-orang harus beribadah.

Baca Juga:   "Mulangi", Batik yang Terinspirasi Desa Santri

Terekam, misalnya, seorang ibu muda bersitegang dengan ayahnya. Sang ayah yang sudah uzur ini memaksa hendak salat Jumat di masjid. “Salat Dzuhur di rumah saja, Ayah,” demikian si ibu muda ini menghalang-halangi langkah ayahnya.

“Tidak! Aku harus ke masjid, Jumatan. Ini perintah Allah!”

“Pemerintah sudah mengeluarkan imbauan. Para ulama sudah mengeluarkan fatwa. Hukum mana lagi yang harus diikuti? Nanti kalau berkumpul dengan banyak orang, Ayah bisa tertular virus Corona.”

Baca Juga:   Cara Wali Mengambil Hati

“Ah”! si Ayah menepis tangan putrinya. “Ingat ya, aku hanya takut kepada Allah. Tertular atau tidak, hidup atau mati, itu takdir Allah! Aku tidak takut!”

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan