MENAMBANG AIRMATA

124 kali dibaca

SAMPAI KAPAN BUMI DIHABISI

setelah gunung, sungai, laut
dikeruk-keruk

Advertisements

setelah wajah, perut, dada
dirusak-rusak

setelah mata dicungkil
setelah napas dibungkus
setelah jantung dimatikan

apalagi yang tersisa
selain airmata yang setia
mencintai tanah airnya?

sampai kapan bumi dihabisi
oleh tangan kekuasaan yang dingin
oleh raksasa buta yang rakus
yang suka menelan manusia hidup-hidup?

2024.

MENAMBANG AIRMATA

inilah zaman edan,
kata pujangga digital
yang menyaksikan negara
kongkalingkong dengan kapital

sekelompok orang tega menambang airmata
atas nama kemaslahatan, tapi
sebenarnya mereka tengah mencongkel
mata orang-orang tak berdosa

emas-emas yang dikeruk
dari batin semesta
telah ditukar dengan
kebanggaan semu semata

keuntungan hanya masuk
ke kantong mereka yang buta
sedangkan masyarakat
menyaksikannya hampir sekarat

sekelompok orang dan negara
rela berdagang airmata
dan mengirimnya ke dunia
untuk dipamerkan sebagai pencapaian

2024.

MELOBANGI DADA BUMI

mereka melobangi dada bumi
untuk mengubur kita semua
dalam kengeriaan yang abadi

katakanlah pada mereka, bahwa
tak ada kebaikan dari bekas luka
sehabis ditusuknya jantung kita

diambilnya cinta paling tulus
dari bumi yang menemani kita tumbuh
jadi tanah-tanah yang sejahtera

mereka melobangi dada bumi
bukan untuk menyuapi kita nasi
tetapi untuk membuat kita sengsara

dilemparnya emas-emas ke seberang
dan dikantonginya sendiri sisanya
sedang kita makan udara dingin

sampai ajal sebentar lagi tiba

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan