duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Membaca Proses Kenabian dan Kerasulan Muhammad (4)

Selanjutnya saat beliau berada di Gua Hira, malaikat mendatanginya dan menyuruhnya untuk membaca.

Beliau menjawab, “Aku bukan seorang pembaca.”

Advertisements
Cak Tarno

Malaikat itu merangkul dan memeluk tubuhnya sampai ia merasa tak berdaya. Lalu, malaikat  melepaskan pelukannya dan kembali menyuruhnya membaca.

Baca Juga:   Santri, Prestasi, dan Relegiusitas

Lagi-lagi ia menjawab, “Aku bukan seorang pembaca.”

Malaikat kembali merangkul dan memelu tubuhnya sampai ia merasa tak berdaya, lalu malaikat melepaskannya dan kembali menyuruhnya untuk membaca.

“Bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan; Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan hanya Tuhanmu Yang Mahamulia, yang mengajarkan dengan pena; Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.”

Baca Juga:   Refleksi Diri: Pemberani dan Pecundang

Itulah wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad. Setelah itu, ia pulang dengan pikiran tak menentu, mendatangi ke Khadijah binti Khuwailid. “Selimuti aku… selimuti aku!” pintanya. Lalu, diselimuti hingga hilang rasa ketakutannya.

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan