HUJAN BULAN RAMADAN

261 kali dibaca

HUJAN DI RAMADAN

aku mencium wangi hujan di Ramadan bersama wangi keringat nikmatMu
di malam pekat membalut kerinduan akan sosokMu, Kekasih, bak kuncup bunga yang merindukan hujan di musim panas

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Muhammad aku rindu!

Kau bunga, kau kupu-kupu, pewangi dzikirku, keindahan sunyiku
andai kau datang padaku kuingin memelukmu hingga waktu akhirku.

Langgar Nurul Iman, 2022.

ZONA MELANKOLIA

mendung kau mencuri cahaya rembulan pada malam
kabut keremangan menyelimuti keindahannya
tak ada lagi: bahkan hilanglah sudah keindahan itu
sejuta bintang enggan memperlihatkan wajahnya

aku tak mengerti; dan tak ingin mengulang lagi!
mengulangnya adalah lubang yang sama ku jatuhi. jatuh yang amat perih
hingga diriku lelap dalam Zona Melankolia

Legung, 2022.

SUARA TANGIS ANAK

aku dengar suara tangis anak di pinggir pantai amatlah sedu bersamaan dengan suara mesin perahu
dari perahu terdengar suara yang lantang

Jangan menangis karena diriku ingin mengejar matahari, menebarkan pukat kehidupan pada laut yang penuh tantangan
Suara itu seketika hening saat debur ombak menampar perahu

perahu perlahan melaju mengejar matahari yang mau termakan malam
Sedu anak itu seketika lenyap diganti rindu akan sosok yang pergi berlayar

Pesisir Barat, 2022.

KAU TAK DATANG PADAKU

Saat gulita
Dalam keheningan kau tak datang padaku, karena kau tak pergi dariku

Saat sepi kau tak mengetuk pintu hatiku lantaran kau tidak keluar dari rumahku
memelukMU dalam malam sepi menyindiri

Wahai Kasih
Dosakah diriku bila rindu? Pantaskah diriku berjumpa dengaMu?

Berilah isyarat padaku, isyarat cinta yang selama ini kujaga

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan