duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

HTI dan Ideologi Khilafah

Hizbut-Tahrir adalah organisasi politik pan-Islamis, yang menganggap “ideologinya sebagai ideologi Islam”, yang tujuannya membentuk “Khilafah Islam” atau negara Islam. Kekhalifahan baru ini akan menyatukan komunitas Muslim dalam negara Islam kesatuan dari negara-negara mayoritas Muslim (wikipedi).

Baca Juga:   Santri Dilarang Balik, Pondok Lirboyo Tiadakan Halal bi Halal

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), sebagai kepanjangan tangana dari Hizbut-Tahrir, merupakan gerakan politik yang bertujuan untuk mendirikan pemerintahan khilafah yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Karena itu, pemerintah Indonesia resmi membubarkan HTI pada 2017. Pencabutan badan hukum HTI mengindikasi bahwa gerakan ini subversif, dank arena itu apa pun nama dan ideologi yang dibawa, jika berseberangan dengan ideologi yang absah harus dienyahkan dari bumi NKRI.

Advertisements
Cak Tarno

Baru-baru ini viral sebuah dialogis semi kriminal berkenaan dengan indikasi kembalinya ideologi khilafah. Yayasan Al-Hamidy Al Islamiyah di Kalisat, Kecamatan Rembang, ditengarai menjadi sarang penyebaran paham HTI (khilafah). Kemudian beberapa orang dari Banser NU menggeruduk yayasan tersebut dengan alasan lembaga pendidikan tersebut telah meresahkan masyarakat.

Baca Juga:   Bissu dan “Manusia Paripurna”

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan