Haflah Akhirusanah, Ajang Pembuktian Santri Fadlun Minalloh

Pergantian tahun ajaran di Pondok Pesantren Fadlun Minalloh Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta selalu diakhiri dengan rangkaian acara besar. Khusus tahun ini, ada Ikhtibar (ujian akhir marhalah), haflah akhirusanah yang disisipi acara Hari raya Idul Adha, penerimaan santri baru, dan pergantian pengurus.

Pada Minggu (4/7/2021) malam, misalnya, Himpunan Santri Fadlun Minalloh (HSFM) mengadakan acara besar berupa pembukaan haflah akhirusanah. Acara tersebut dilaksanakan di aula asrama pelajar, dihadiri oleh seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Fadlun Minalloh.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Selain untuk istirahat dari pembelajaran efektif seperti biasanya, haflah akhirusanah juga menjadi ajang penting untuk pembuktian kemampuan santri. Sebab, ada berbagai lomba yang diadakan.

Baca Juga:   Pesantren Pancoran Emas, Bertahan dengan Halaqah

“Akhirusanah merupakan ajang yang bergengsi, baik itu antar-kelas maupun antar-komplek, yang mana akan membuktikan kualitas kelas dan komplek masing-masing melalui lomba-lomba yang diadakan oleh panitia,” tutur Ketua Dewan Ustazah Pesantren Fadlun Minalloh, Rohmatu Ma’rifah.

Seperti tahun-tahun sebelunya, rangkaian acara haflah akhirusanah meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci alquran, kemudian sambutan-sambutan, dan penutup. Namun, suasana berubah menjadi lebih cair ketika acara hiburan dimulai. Ada berbagai penampilan baik dari asrama pelajar sendiri sebagai tuan rumah, asrama putri, maupun asrama mahasiswa. Setiap penampil menunjukkan bakat mereka kepada seluruh penonton.

Asrama putri atau pondok putri, misalnya, menampilkan teater dan selawat dari tim hadroh barunya, Rabi’ah Al Adawiyah. Sementara itu, asrama pelajar dan asrama mahasiwa menampilkan teater. Sorak-sorai penonton bergema dan pecah ketika panggung pergelaran pembukaan haflah akhirusanah menampilkan kelucuan-kelucuan.

Baca Juga:   Berebut Salat di Bawah Pohon Sawo

“Malam puncak nanti ada tiga hari. Beda dari tahun kemarin (yang hanya dua hari). Ini menandakan ada perkembangan. Kesempatan untuk tampil pentas jadi lebih besar,” ungkap Jamal selaku Ketua HSFM dalam sambutannya.

Acara Minggu malam selesai tepat pada pukul 00.00 WIB. Santri putri bubar lebih dahulu. Disusul santri asrama mahasiswa dan asrama pelajar sebagai tuan rumah. Sebelum bubar, santri-santri putra kerja bakti terlebih dahulu supaya halaman asrama tetap terjaga kebersihan dan kerapiannya.

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan