duniasantri.co

Visi Membangun Negeri

Sudah tiga hari Sanusi sekarat di pembaringan. Semua temannya sepakat jika Sanusi segera diantarkan pulang agar dirawat orang tuanya. Tetapi ia menolak, dengan alasan, ia ingin mati dalam keadaan mencari ilmu.

Baca Juga:   Haji Markotop

Namun, nyatanya, Sanusi sehat kembali setelah beberapa hari mengalami hal yang aneh. Ia merasa di dalam alam bawah sadarnya seperti berada di ruang tanpa warna, kecuali putih seperti cahaya yang menghampar di sudut-sudut ruang tersebut. Nyawanya seperti ditarik ulur —

Advertisements
Cak Tarno

penuh perjuangan.

Ia kembali menyapu halaman pesantren dan menatakan sandal Kiai Suaib.

Setiap hari, ia ditugaskan untuk menimba air di sumur untuk mengisi jamban, pagi dan sore. Selanjutnya, ia menyapu surau yang biasa digunakan untuk tempat mengaji para santri.

Baca Juga:   Haji Mabrur

Pengabdiannya tak perlu diragukan lagi. Ia tulus mengerjakan semua itu tanpa dibayar. Menurutnya, mengerjakan semua itu sudah menjadi kebahagiaan untuknya. Setiap daun yang jatuh di halaman pesantren, ia sapu sambil membaca selawat.

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Comments

be the first to comment on this article

Tinggalkan Balasan