Cara Agustusan di Pondok Kreatif Baitul Kilmah

Ada berbagai macam cara untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, termasuk dari kalangan pesantren. Di Pondok Pesantren Kreatif Baitul Kilmah, Kayen, Sendang Sari, Bantul, Yogyakarta, Hari Kemerdekaan juga diperingati dengan beragam cara, mulai dari dari upacara bendera hingga perlombaan.

Di pesantren yang diasuh oleh KH Aguk Irawan, upacara bendera 17 Agustus 2021 dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir. Upacara bendera yang dipimpin langsung oleh KH Aguk Irawan ini berlangsung khusyu dan khidmat.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Dalam amanah upacara bendera, KH Aguk Irawan berpesan kepada para santri agar jiwa nasionalisme jangan sampai luntur.

“Kemerdekaan Bangsa Indonesia tidak akan lepas dari peran dan andil para ulama yang ada di Nusantara. Lihat, bagaimana peran Pangeran Diponegoro dan muridnya, Kiai Song, dalam mengatur strategi dalam perang gerilya. Kita harus tahu, bagaimana Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari mengerahkan para santri beliau untuk ikut berjihad melawan penjajah di Surabaya pada tanggal 10 November, dan lain-lain,” kata KH Aguk Irawan dalam sambutannya.

Baca Juga:   Pawai Kendaraan Hias Pesantren Al Hamid

Selesai upacara, para santri Pondok pesantren Kreatif Baitul Kilmah menggelar lomba kecil-kecilan. Hanya ada dua kategori lomba yang dilombakan: kepruk buyung (memecahkan air yang ada di dalam plastik dengan mata ditutup kain) dan balap karung. Perlombaan sederhana itu dilakukan dengan penuh keriangan dan kegembiraan.

“Karena ada Covid-19, pondok yang biasanya mengadakan lomba dengan penduduk setempat, tahun ini harus kita tahan dulu. Biar bagaimanapun, kita harus tetap menaati protokol kesehatan. Pandemi Covid-19 belum hilang. Maka dari itu, peringatan 17 Agustusan tahun ini khusus untuk anak-anak saja,” begitu papar Rois Aam Pondok Pesantren Kreatif Baitul Kilmah, Ustaz Ali Adhim.

Baca Juga:   Surat Terbuka untuk Santri

Malam harinya, para santri berkumpul di pendopo pusat untuk membaca surat Yasin dan tahlil guna mendoakan para leluhur yang telah memperjuangkan Negara Indonesia.

Tinggalkan Balasan