BUBUR SURO

470 kali dibaca

BUBUR SURO

Dari sepinggan bubur,
Tahun mendekap segala syukur
Pekat santan merekah
Menyejukkan doa-doa pendosa

Advertisements

Sore petang sebelum yasin berkumandang
Berpinggan-pinggan bubur bertandang
Pada rumah-rumah yang sedang mendoakan petuah
Pada ketulusan hati para pendoa

Ayat kursi bergelantungan di sudut-sudut hati
Zikir mendekap segala bujur berahi
Agar tahun baru kita direstui Tuhan
Dan tahun silam, kelam tanpa penyesalan

Sumenep, 2022.

MUHARRAM

Angin bersujud dengan sekelumit riwayat
Dalam tubuh hijriah yang nikmat
Yasinan menidurkan sepasang luka
Sementara wirid diam-diam melantunkan asma-Nya

Baca juga:   TAK ADA LUKA KESEKIAN

Dari pendosa sampai pecundang
Membasuh hatinya dalam parit yang tenang
Agar tak ada lagi suasana sayu
Yang menggerogoti imannya satu-satu

Sujud seumpama ritual menuju abadi
Menuju rindu yang digariskan Ilahi
Di atas langit, bulan menjurus pada ketulusan
Merestui tanggal satu yang baru saja dilahirkan.

Sumenep, 29 Juli 2022.

TER-ATER

Dari rumah ke rumah
Dari jiwa ke jiwa
Orang-orang bertutur hati
Meniscayakan cinta dalam diri

Baca juga:   BIDADARI BERSELENDANG BIANGLALA

Sebab Tuhan telah mengganti tahun
Dan iman merekah sampai ubun-ubun
Aroma tajin suro senantiasa menyalami jiwa
Dengan tulus yang ditulis berupa doa.

Sumenep, 29 Juli 2022.

Tinggalkan Balasan