Berkah Air Jeding Kiai

Entah bagaimana caranya, teman sekamar Mukhlas pun mendapatkan air yang dimaksud. Tanpa diberitahukan kepada yang “sakit”, setelah makan secara bersama-sama, air jeding kiai itu diberikan. Tujuannya agar santri yang tidak kerasan menjadi kerasan dan semakin betah belajar di pondok.

Anehnya, entah sugesti dari mana, minun air jeding kiai menjadi obat sakti atas kondisi ketidakbetahan seorang santri ketika belajar di pondok. Begitu pun dengan Mukhlas, teman saya yang semula tidak kerasan, dengan berkah air jeding kiai, kemudian menjadi kerasan dan betah bertahun-tahun hidup dan belajar di pesantren.

Advertisements
Semarak Literasi duniasantri

Hal berkah air jeding kiai ini perlu penelitian dan observasi lebih lanjut. Apakah hal tersebut hanya sebuah sugesti, atau di dalam air itu terdapat unsur tertentu yang menjadikan seorang santri menjadi betah dan kerasan. Untuk dikaitkan dengan aspek medis diperlukan penelitian yang lebih saksama dan bersifat ilmiah. Agar tidak disalahgunakan dan dimaknai sebagai sesuatu yang melampaui wewenang Yang Mahakuasa.

Baca Juga:   Amal Jariyah Guru Santri

Begitu pun halnya dengan anak teman saya, Abd Ghani, yang anak laki-lakinya juga mondok di Latee, Annuqayah. Santri baru ini merasa sangat tidak kerasan dan selalu terbayang-bayang dengan sosok ibunya. Hal ini membuatnya ingin pulang, padahal dia ingin sekali tetap belajar di pondok. Karena hal tersebut, kemudian temannya yang termasuk pengurus pondok menelepon teman saya, Abd Ghani, menjelaskan kondisi anaknya yang tidak kerasan.

Baca Juga:   Bila Santri Menggoreng Mayat

“Anak Bapak tidak kerasan,” begitu mula-mula pengurus pondok itu memberitahukan.

“Ya, suruh sabar saja dalu,” jawab Abd Ghani dengan sikap sewajar mungkin meskipun sebenarnya panik.

“Tapi tas dan baju-bajunya sudah disiapkan untuk dibawa pulang.”

“Wah, gimana ya,” teman saya berhenti sejenak. “Coba ambilkan air jeding kiai dan suruh minum,” demikian Abd Ghani memberikan alternatif. Berharap hal tersebut membuat anaknya sembuh dari homesick.

Tinggalkan Balasan