Be-songo dan Pendidikan Kesetaraan Gender

137 kali dibaca

Pendidikan kesetaraan gender di lingkungan pondok pesantren kini menjadi sesuatu yang sangat urgen untuk diwujudkan. Sebab, pesantren merupakan basis pengembangan ilmu-ilmu keislaman salaf dan modern memiliki fungsi sebagai agen perubahan dalam pemberdayaan dan pengembangan umat.

Sebagai contoh, sedikit banyak pendidikan kesetaraan gender sudah diimplementasikan di Pondok Pesantren Darul Falah Be-songo. Praktik pendidikan kesetaraan gender juga sudah menjadi pemandangan sehari-hari di pesantren ini.

Advertisements

Pondok Pesantren Darul Falah Be-songo ini berada di Perumahan Bank Niaga, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah.Karena berada di tengah-tengah permukiman kota, santri yang bermukim di sana kebanyakan mahasiswa, karena lokasinya yang dekat dengan kampus Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

Baca juga:   Pondok-pondok Tua (2): Pesantren Luhur Semarang, 412 Tahun

Pondok Pesantren Be-songo ini didirikan dan diasuh oleh Prof Dr KH Imam Taufiq dan Nyai Dr Arikhah yang merupakan putri dari KH Ahmad Basyir, muassis PP Darul Falah Jekulo Kudus yang masyhur di masyarakat dengan amalan Dalail Khoirot.

Pesantren Be-songo berdiri sejak tahun 2008. Pesantren ini bermula dari rumah kos Blok B-9 yang menampung mahasiswa. Pendirian pesantren ini dilatari kepedulian Abah Imam dan Umi Arikhah terhadap pemuda, khususnya mahasiswa, yang aktivitas keseharian mereka kurang sesuai dengan ajaran agama, semisal, pergaulan yang cenderung bebas, berfoya-foya hingga kurangnya etika dan tata krama dengan masyarakat sekitar. Atas dasar itulah, tumbuh semangat untuk memperbaiki citra moralitas mahasiswa Islam dengan menghadirkan model pendidikan pesantren di tengah masyarakat perumahan yang heterogen.

Baca juga:   Tradisi Tirakat di Pondok Pesantren Tegalrejo

Dari tahun ke tahun perkembangannya melaju dengan cepat, baik dari jumlah santri, fisik bangunan, maupun kegiatan santri yang secara lambat laun semakin bertambah dan semakin padat. Hingga pada tahun 2013 Pesantren Be-songo mendapatkan amanah mengelola Pendidikan Kader Ulama (PKU) dari Direktorat Jendral Pendidikan Diniyah dan Pesantren Kementerian Agama RI.

Saat ini Pondok Pesantren Darul Falah Be-songo semakin mengalami peningkatan jumlah santri yang mukim, terbagi menjadi 6 asrama putri dan 4 asrama putra yang tersebar di tengah-tengah warga perumahan Bank Niaga.

Halaman: First 1 2 3 Next → Last Show All

Tinggalkan Balasan