TUNGGAL RAGA, MAJEMUK JIWA

117 kali dibaca

#1
(tangan kanan)

lengan baju menyingsing di ufuk kanan
gumpalan ampas keringat tertelan
bau menyengat ditahan

Advertisements

jemari menyusuri aksara yang beradu dengan kuku
yang tinggal di lembar usang berteman debu
dikelilingi sumber ilmu

#2
(torso)

rusuk sejati berdegup pelan
ssst, jangan ganggu
hati kelelahan kerja melulu

#3
(tangan kiri)

mendung berkerut menyelimuti pori-pori
mengasingkan mereka dari tampak
demi tata krama meskipun bagian kiri

mendung meluas melewati persendian
kancing baju mengunci pergelangan
telapak menekan kalimat yang disucikan

#4
(kaki kanan)

lutut adalah puncak dari bukit
yang terbentuk dari kaki yang tertekuk
tenunan kapas menjadi langit

beberapa nyamuk bertengger di lereng-lereng
mengeruk sumber daya seenaknya
memicu kerusakan di mana-mana

#5
(kaki kiri)

dua bagian tersusun
tertutup setengah lebih
ditekan jari yang terus beralih

bau minyak menyengat
mengalahkan asap tembakau yang pekat
mengalahkan aroma kopi yang nikmat

#6
(kepala)

menyimpan bagian penting
lapisan luarnya berwarna gamping
masih saja acap pusing

sepasang bola berair
dilindungi dari debu dan pasir
tertutup di paragraf akhir

pidato resmi kenegaraan
lelucon receh di tongkrongan
penyampaian materi pelajaran

keluar dari daging tak bertulang
yang lebih tajam daripada pedang
siapa saja bisa ia buat tumbang

pisah pencacah putih bersih
tanpa darah tetap perih
bantalan merah berbentuk pipih

kesatuan semua itu membentuk suatu senjata

Halaman: 1 2 Show All

2 Replies to “TUNGGAL RAGA, MAJEMUK JIWA”

Tinggalkan Balasan